Foto untuk : KONSEP BANGUNAN RUMAH ADAT MELAYU, RIAU

KONSEP BANGUNAN RUMAH ADAT MELAYU, RIAU

Penjelasan rumah adat Selaso Jatuh Kembar Asal daerah Riau Sumatera


Rumah tradisional masyarakat Riau pada umumnya adalah rumah panggung yang berdiri diatas tiang dengan bentuk bangunan persegi panjang. Dari beberapa bentuk rumah ini hampir serupa, baik tangga, pintu, dinding, susunan ruangannya sama, dan memiliki ukiran melayu seperti selembayung, lebah bergayut, pucuk rebung dll. Selaso jatuh kembar sendiri bermakna rumah yang memiliki dua selasar (selaso, salaso) yang lantainya lebih rendah dari ruang tengah.




Konsep Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar


1. Corak Rumah Adat

 

Rumah adat ini dihiasi dengan corak dasar Melayu Riau yang umumnya bersumber dari alam, yakni terdiri atas flora, fauna, dan benda-benda angkasa. Corak yang terbanyak dipakai adalah yang bersumber pada tumbuh-tumbuhan (flora). Kalau dilihat sejak jaman dahulu, corak gaya arsitektur bangunan dan seni ukir masyarakat Riau sangat kuat dipengaruhi oleh corak Hindu-Budha. Peralihan gaya pada corak ini karena pada umumnya masyarakat Riau telah beragama Islam. Sehingga corak hewan (fauna) dikhawatirkan menjurus pada hal-hal yang berbau berhala. Kelahiran tulisan melayu (aksara arab) dan corak seni ukir flora masyarakat Melayu Riau dahulu dilatarbelakangi oleh perkembangan Agama Islam mulai dari jaman kerajaan Malaka.

 

Corak hewan yang digunakan umumnya yang mengandung sifat tertentu atau yang berkaitan dengan mitos atau kepercayaan setempat. Corak semut beriring bermakna sifat semut yang rukun dan tolong-menolong. Corak lebah, disebut lebah bergantung, bermakna sifat lebah yang selalu memakan yang bersih, kemudian mengeluarkannya untuk dimanfaatkan orang ramai (madu). Corak naga berkaitan dengan mitos tentang keperkasaan naga sebagai penguasa lautan dan sebagainya. Selain itu, benda-benda angkasa seperti bulan, bintang, matahari, dan awan dijadikan corak karena mengandung nilai falsafah tertentu pula.

 

Selain itu ada pula corak yang bersumber dari bentuk-bentuk tertentu seperti wajik (Belah ketupat), lingkaran, kubus, segi, dan lain-lain. Di samping itu, ada juga corak kaligrafi yang diambil dari kitab Alquran.

 

 2. Makna Hiasan

 

·         Selembayung

Selembayung disebut juga  selo bayung  dan tanduk buang adalah hiasan yang terletak bersilangan pada kedua ujung perabung bangunan. Setiap pertemuan sudut atap bangunan rumah adat ini di beri selembayung yang terbuat dari ukiran kayu.

 

·         Lambai lambai

Lambai-lambai adalah hiasan pada bagian atas pintu dan jendelah, melambangkan sikap ramah tamah.


 

 


sumber: google.com 

 

Untuk Jasa Interior Desain dapat Menghubungi

Hakim

Interior Pekanbaru

Hakim1480@gmail.com

rumahstrategis2@gmail.com
Instagram : @official_rumahstrategis

Showroom : Jl. D.I Panjaitan / Yos Sudarso No. 2H

PIN BB : 5CE29951

Whatsapp : 0813-1003-3506

We Chat : KimuraGallery

Line : KimuraGallery


 

 

Konsultasi


(Masukkan 6 kode diatas)